Entah seberapa lama kumengubur
dalam-dalam sesak didada, menyisakan kenangan yang mungkin perlahan-lahan
berhembus mengikuti arus angin. Hembusan nafasku kini tercampur rasa suka yang
telah lama mendiami lubuk hatiku yang paling dalam. Otakku seakan tak dapat
melepas kuatnya bayanganmu yang melekat perlahan-lahan tapi pasti dan terus
mengitari otakku tanpa henti membuat hariku yang kelam menjadi kisah yang tak
bisa kupungkiri lagi. Tak terbendung lagi air mata penyesalan ini mengalir
lembut dipipi perlahan jatuh menetes sia-sia.
Aku lelah mencoba menempati ruang
kosong dihatimu bila akhirnya tak pernah ada tempat untukku. Bumi seakan
tertawa seiring jejak langkah penuh kepalsuan untuk menyembunyikan perasaan
ini. Dihadapanmu , ya! Dihadapanmu seperti memakai topeng sandiwara. Bagaimana
bisa, bagaimana ku bisa menyembunyikan rasa sakit yang tak pernah bertepi.
Cinta butuh pengorbanan, ya
memang. Namun kenyataannya kuberkorban tanpa pantas untuk dikorbankan. Menunggu
tanpa tau seberapa lama kuakan menunggu. Mencintaimu bagaikan berbicara dengan
boneka, tak ada balasan, tak ada perasaan lebih.
Hari-hari memang tlah menyisakan
jejak, seperti malam-malam yang lalu tepat dimalam minggu ini aku kembali
sendiri ditengah lampu jalanan kota ini kuhanya bisa menatapi satu persatu
jejak langkah kuhitung satu dua tiga bahkan lebih gandengan tangan didepanku
dan hei aku iri, hanya itu yang menyelimuti dinginnya malam dibawah sorotan
lampu yang seolah mengerti benar apa isi hatiku.
Langkahku memang pasti tapi
dikala kebahagiaan itu ditakdirkan untuk sendiri kenapa tidak ? cinta datang
tepat pada waktunya , cinta takkan salah takkan menunggu detik jarum jam
bergeser. Jangan salahkan cinta yang datang tidak saat yang tepat mungkin tuhan
menahan cintamu dalam hujan dan menunggu saat yang tepat disaat hujan telah
reda dan membiarkanmu kembali mendapatkan cinta dalam keadaan kering bukan
basah. Mendapatkan yang baik bukan yang buruk. Jadi jangan salahkan kalau
sampai saat ini kamu masih sendiri.
Cinta jangan buru-buru. Biarkan mengalir
apa adanya. Jangan dipaksakan juga jangan dibohongi. Kalau memang kulit cintamu
susah ditembus jangan memaksakan jarum untuk melukai hatimu untuk dapat
ditembus karena itu dapat menyisakan luka dikemudian harinya. Biarkan cinta
bagai arus sungai yang meliuk-liuk terseret tanpa ada paksaan mengikuti
sepanjang tepi sungai. Aku berharap mendapatkan cinta yang indah bukan saat
bahagia saja tapi juga malaikat disaat sedih. Lebih baik sendiri daripada
memiliki tapi masih merasa sendiri.
Tak ada yang sempurna ya aku tau
itu. Ganteng,keren,perfect semua sering kulihat meski mataku terus memandang
namun ada kata tersirat dari benakku mereka memang sempurna tapi untukku? Ya tidak
pantas aku hanya mengharap orang yang benar-benar datang dihariku menghangatkan
seluruh mimpi-mimpiku, menjadikanku diri sebagaimana adanya tanpa harus menjadi
orang lain.
Cinta memang buta, tapi kumohon
jangan 100% buta terhadap cinta, kalau memang kamu mencintainya karena alasan
cinta itu buta itu salah. Bagaimana kalau suatu hari kamuu bisa melihat yang
sebenarnya? Bukankah itu menimbulkan luka.Ingat Cinta butuh kejujuran , ga bisa
ditebak ga bisa diperkirakan sama kayak matematika. Cintailah kekurangan jangan
melihat lebihnya saja. Disaat lebihnya habisa apakah itu yang dinamakan cinta
sejati? Jadi buat yang melakukan pendekatan bisa pahami apa kekurangan ,
kelebihan ketidaksukaan biar tidak kaget nantinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar