you’ve show me the love i never knew
--
Kamu. Satu diantara beribu-ribu orang yang kukenali, satu diantara beribu catatan indah digoresan tanganku. Dan kamu, orang tak pernah membuatku berhenti untuk memikirkanmu.
Aku memang telah jatuh, dan jika ku jatuh maka ku harus siap terluka bukan? Aku jatuh padamu, orang yang membuat katup-katup hatiku terbuka, orang yang membuatku merasakan kembali rasanya jatuh.
Terima kasih untuk membuatku sadar untuk mencoba membuka kembali pintu yang telah lama tertutup. Sekarang aku belajar, bahwa semua cinta tak harus dimiliki, mungkin aku menyukai orang yang salah dan aku tak pernah menyesali itu jika aku salah menyukaimuorang yang memang tak sedikitpun memiliki rasa yang sama sepertiku.
Sampai sekarang aku menunggumu, menunggu tanpa alasan, tak pernah meminta balasan, karena dengan cara ini aku menguji arti sebuah kesetiaan. tidak hanya dalam kata-kata namun dengan tindakan.
Sekarang aku belajar lebih kuat untuk belajar arti kesabaran. Aku akan pergi di suatu saat nanti jika kamu telah menemukan seseorang yang selama ini kamu cari, ada saatnya aku tak akan mengganggu kebahagiaanmu lagi, aku menyayangimu tapi mengapa lidahku selalu kelu untuk mengatakannya itu dihadapanmu. Akhirnya kata-kata itu selalu tertahan diujung lidahku, menanti waktu untuk menghapuskannya karena tak ada lagi kesempatan untuk mengatakannya.
Maaf jika rasa sayang ini terlalu besar, aku selalu berharap waktu akan memudarkan rasa sayangku ini kepadamu, aku selalu berharap kepada malam agar membuatku berhenti untuk merindukanmu. Tapi anda kamu tahu selalu tak bisa. Aku janji aku akan melupakan semua rasa ini, aku akan menunggu Tuhan untuk mencabut rasa ini sama seperti awal aku mengenalmu, tak ada rasa.
Maaf, aku selalu membebanimu, maaf aku selalu menyusahkanmu dengan perasaanku yang salah ini.
Sekali lagi, aku tak pernah memintamu untuk membalas perasaanku, jangan pedulikan perasaanku, jalani hidupmu, teruskan mimpimu, aku selalu mendoakanmu, namun ijinkan aku untuk mengucapkan tiga kata ini,
Aku sayang padamu.
Aku tak pernah menyesal untuk segala penantian ini,mungkin aku akan tetap menanti di sini. Penantian tak berujung.
Aku selalu berdoa kepada Tuhan untuk memberikan seseorang yang terbaik untukmu nantinya, jangan pedulikan aku, aku baik-baik saja, aku akan berusaha untuk menghapus rasa ini , Terima kasih untuk segalanya. Tanpa kamu jelaskan semuanya aku baik-baik saja.