Rabu, 01 Mei 2013

Pengagum rahasia ♥



Waktu kian berlalu, jarum jam pun memutar segala kenangan yang mungkin pernah mendiami lembaran-lembaran hidupku. Saat ini ku hanya terdiam dalam bilik-bilik ruang sepi dikeramaian acara musik yang kini kulihat. Alunan music jazz nan lembut tak membuyarkan pandanganku padanya. Ya, pada dia laki-laki berkacamata dengan jam tangan hitam yang melingkar ditangannya. Dia berdiri di pojok sana. Sedikit saja dia bergeser nyaris kutak dapat menemukannya lagi diantara teman-temannya yang menggerombolinya.
Tapi siapakah dia? Laki-laki dengan kamera LSRnya yang terlihat serius mengambil gambar para musisi yang sedang bermain. Memang alunan musik masih mengiringi suasana malam ini namun kusadari ternyata hatikulah yang berpadu dengan hentakkan ketukan nada-nada yang membentuk melodi cinta yang selaras.
Tidak terbayang kadang mengagumi seseorang seperti mendengar musik yang ngebeat dag dig dug hati ini tidak bisa sedikitpun diam, tak disangka pula menyukai orang seperti mendengarkan lagu, satu lagu sudah dirasa bosan langsung memutar lagu yang lain, ada saatnya kita menyukai seseorang namun saat dirasa memang tak bisa dipertahankan jangan salahkan hati karena hati takkan salah pilih.
Namun rasa ini seperti rangkaian nada disaat kurasakan kupu-kupu terbang diperutku tak kubiarkan jarum jam mengitari dan melewatkan detik-detik berhargaku,dan  tak kurelakan musik ini berakhir saat mataku dan matamu beradu pandang. Mungkin hanya aku yang merasakannya getaran magis matamu yang sangat kuat disaat beningnya bola matamu menguak segala misterimu.
Aku tau sesuatu yang buruk terjadi padaku , ya aku tau kita akan berpisah beberapa waktu lagi namun aku selalu sama dan akan tetap sama membiarkan waktu mengucapkan selamat tinggal, membiarkan matahari tenggelam dan mengubur waktu dimana saat kita berjumpa.  Pengalaman ini lantas buatku jera untuk mengagumi mahluk yang dianggap laki-laki rasa kagumnya cepat namun efek sakitnya butuh berhari-bulan-tahun.
Menyatakan adalah sesuatu yang sulit, bagiku bagi seorang cewek jutek sepertiku. Sulit bagi cewek aneh-jelek-suka galau kayak aku. Aku jera untuk mengungkapkan pernyataan yang ada negasinya aku jera mengungkapkan janji yang ada karmanya. Sekarang sia-sia yang aku tahu cinta itu indah karena tulus apa adanya tapi bukan untuk cewek sepertiku. Karena semua orang yang kukagumi menjelekkanku dan melihat kekuranganku semata.
Memang berharap itu seperti berdiri diambang jembatan sedikit saja salah menempuhnya maka jatuh ,jatuh kedalam kepahitan. Aku benci pahit ! pahit ketika harus mengatakan perasaan pada seseorang. Pahit karena lidahku kelu menahan pahitnya kenyataan yang tidak sesuai harapan. Buat apa aku menahan perasaan yang tak kunjung datang bila kini memang tak akan datang.
Waktu memang silih berganti aku tau kesetiaan tak boleh terus berganti. Kesetiaan adalah titik dimana dua garis berpotongan , jika tak ada titik temu bagaimana dua hati bisa bersatu? Apa guna kesetiaan seorang pengagum rahasia ? bila memang akan menyakitkannya ? ini memang tak adil. Namun bukankah Tuhan telah memilihkannya untukmu ? Mana mungkin kita dibiarkan untuk dengan gampangnya menemukan seseorang yang benar-benar mencintai , karena semua butuh pengorbanan butuh perjuangan. Aku percaya suatu saat nanti ya suatu saat nanti pengalaman ini kan kujadikan pelajaran. Pelajaran untuk lebih menerima. Menerima apa yang sudah ditakdirkan untukku. Aku tahu aku memang tak sempurna tapi Tuhan akan melengkapinya dengan sentuhanmu orang yang dipersiapkan untuk menemaniku melawan dunia

for all people thet give support to me